Showing posts with label chef manda. Show all posts
Showing posts with label chef manda. Show all posts

Sunday, September 16, 2012

Cooking time :D

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Lama rasanya ga ngeposting keasyikan saya di dapur :) banyak cerita seru di dapur di bulan ketiga saya tinggal di kontrakan. Setelah beberapa bulan saya hanya bisa memasak masakan non-daging, alhamdulillah akhirnya menu masakan di buku resep saya bertambah. Saya sudah bisa masak ayam! alhamdulillaah..*lebay banget ya saya :D* Rasanya pengen deh undang upin dan ipin untuk nyobain ayam goreng buatan saya, hehehe..
Bukan cuma ayam, mengolah udang pun saya sudah bisa. Awalnya takut, geli, ga tahan dengan bau amisnya, tapi mau gimana lagi, baby cila pengen banget makan udang goreng, kasian kan kalo ga diturutin ^^

Benar kata suami saya, jangan takut sebelum mencoba. Ternyata, masak ayam atau udang tidak seseram yang saya bayangkan :)





Saturday, August 18, 2012

Nastar istri :D

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Alhamdulillah, tak terasa kita sudah berada di penghujung Ramadhan. Rasa senang, sedih, haru, semua bercampur menjadi satu. Senang, karena kita berada di puncak kemenangan, setelah sebulan penuh berpuasa, menahan segala godaan yang bisa membuat kita kalah, kini kita akan segera bertemu hari kemenangan. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar :)

Sedih juga haru, karena bulan Ramadhan sudah akan pamit pergi. Bulan penuh keberkahan, penuh kebaikan, penuh dengan RahmatNya. Sampaikan kami dengan Ramadhan berikutnya ya Allah. Terimalah segala amal ibadah kami, dan ampunilah segala dosa-dosa kami ya Allah. Aamiin Yarobbal Aalamiin.

Besok sudah Lebaran! Lebaran pertama di rumah biru, bersama suami dan baby cila :) Banyak persiapan lebaran yang sudah kami siapkan, mempersiapkan bingkisan kecil-kecilan untuk orangtua serta para kakak dan encing, beres-beres rumah biar kinclong saat lebaran, dan khatam Al-qur'an, semua sudah dilakukan, alhamdulillaah :)


Beberapa barang untuk bingkisan lebaran :)



Sekarang saya mau cerita sedikit tentang pengalaman bikin kue yang saya lakukan di rumah mama..
Senin lalu, bertepatan dengan peringatan milad mamah yang ke empat puluh sembilan, saya menginap di rumah mamah. Niat awalnya mau bantu-bantu mamah bikin kue wajib lebaran, yaitu Nastar dan Domino. Tapi sayangnya, hari itu bertepatan dengan acara masak-masak keluarga, mamah sudah cukup repot membuat menu buka bersama untuk keluarga besar, jadilah saya yang membuat kue nastar sendirian. Niat awal ingin membantu, jadi saya yang butuh bantuan, hehehe x)

Adonan awal sudah mama yang siapkan. Tepung terigu (secukupnya), kuning telur 17 butir (untuk adonan serta olesan), blue band cake and cookies 800gr, gula halus 500gr, rumbutter atau wisman secukupnya, serta bahan utama yaitu nanas yang sudah dimasak, semua sudah siap. Awalnya ingin dicampur keju seperti nastar yang ada di iklan blue band, tapi sayangnya stock keju di rumah saat itu sedang habis. Membuat nastar tidak sesulit yang saya bayangkan. Adonan diaduk semua dengan mixer kecuali tepung terigu yang akan ditambahkan belakangan.

Membuat bulatan nastar (yang akhirnya disepakati bentuknya lonjong aja), mengisinya dengan nastar, meletakkannya di oven sampai setengah matang, mengoleskan kuning telur, kembali meletakkannya di oven dan menunggunya sampai matang. Fufufu, prosesnya sangat menyenangkan dan juga melelahkan! Sesekali mamah membantu. Niat awalnya saya mau membuat 5 toples, 3 toples untuk mamah, 2 toples untuk saya, tapi ternyata yaa, bikin 2 toples (kira kira 4-5 loyang) saja sudah cukup melelahkan. Yang ada semua nastar hanya untuk saya bawa pulang. Hihihi, bukannya bantuin mamah, malah gerecokin mamah :D

Di tengah proses pematangan nastar, saya tinggal sebentar untuk solat dzuhur, dan akhirnyaa satu loyang nastar lebih matang dari yang lainnya *GOSONG, huhuhu* Masih nikmat dimakan sih, tapi ya penampilannya kurang cantik :(

Menjelang ashar, akhirnya nastar buatan saya pun jadi, alhamdulillaaah. Suami saya sangat suka nastar. Dia sebut nastar saya dengan sebutan 'nastar istri', karena spesial dibuat oleh istri katanya, hihihi. Tiap buka dan sahur pasti dia selalu bilang "minta nastar istrinya tiga doong". Bahkan sampai hari ini, tinggal tersisa satu toples saja *padahal belum lebaran, hehehe*. Senangnyaa kalo suami senaang :)



Ayoo yang mau nyobain 'nastar istri', silakan mampir ke rumah kami :)
Photobucket

Tuesday, December 20, 2011

Cooking Time ('▿^)♉

Bismillah
I'm a woman with no talent in cooking. Having a mom who crazy on cooking doesnt mean that you'll be good in cooking too. Well, i have no passion in cooking honestly.
But now im a housewife :) Serving my little family with various nutritious-delicious food every day is my duty. So, i'll try to love cooking from now. I'll try to be a good chef for my beloved family.

Suami saya sangat suka nasi goreng. Jadi, nasi goreng adalah menu makanan yang paling utama harus saya kuasai (Please jangan ketawain saya yang sudah umur segini baru belajar bikin nasi goreng, hehehe). Sejak saya masih kecil sampai saya menikah, di rumah selalu ada pembantu rumah tangga yang bertugas memasak. Hal itu yang membuat saya sangat jarang menyentuh penggorengan, pisau dan teman-temannya. Tapi itu saya yang dulu. Sekarang tidak lagi :)

Oke, kembali ke dapur. Berikut bahan-bahan yang saya gunakan untuk membuat nasi goreng ala chef Manda ;
- 1-2 siung bawang putih (Mama bilang ini kunci utama membuat nasi goreng)
- 3-5 siung bawang merah
- Beberapa buah cabe merah dan cabe rawit
- Telur 2 butir
- Kecap manis secukupnya
- Garam
- Bumbu Nasi goreng LaRasa rasa Barbeque (Ini nih bumbu rahasia saya, hehehehe)


Kemudian tahap membuatnya ;
- Tumis bawang putih yang sudah dikeprek
- Orak-arik telur hingga cukup matang
- Tumis bawang merah dan cabe merah yang sudah diulek, tunggu hingga tumisan cukup matang dan harum
- Masukkan nasi, aduk rata
- Masukkan Bumbu Nasi goreng Larasa rasa Barbeque ( Terdapat pilihan rasa lain yaitu rasa Kari, rasa Ayam, dan rasa Nasi Goreng Jawa)
- Tambahkan garam dan kecap secukupnya
- Tambahkan pelengkap (Ayam disiur-siur, potongan sosis, baso, dll sesuai selera)
- Aduk, kemudian diamkan, sesekali diaduk, hingga nasi goreng matang

Nasi goreng siap disajikan selagi hangat :)
Akan lebih nikmat jika disajikan bersama kerupuk dan acar. Nyaam :9



Percakapan saya dengan suami saat pertama kali nyobain nasi goreng buatan saya:
Suami : Baunya enaak | Saya : Masa sih? (tersipu malu) | (langsung nyobain) Lupa pake garam ya cin?| SIIINGGG (diam seketika, bertekad dalam hati harus banyak latihan masak)

Beberapa hari berikutnya:
Suami: Hmm, tampilannya lezat | Saya : Mdh2an kamu suka yaa | (Mulai makan) Enak kok cin, tapi garamnya kurang banyak (sambil senyum-senyum, makannya lambat-lambat)| Maaf ya cin :( | Gapapa dong, buatan istri tetep yang paling enak :) | (saya terharu, tambah semangat)

Akhirnya beberapa hari yang lalu:
Suami: Langsung dicobain yaa | Silakaan :) (Deg-degan kayak mau dikasih komentar oleh komentator) | Mmmmm..| Gimana cin? | Enaaaaakkkk.. (Ga berenti nyuap, ga sampe 15 menit nasi goreng di piring udah tandas, hihihi)| Beneran enak?| Luar biasa, garamnya berasa, bumbunya meresap, pokoknya enaak, ga kalah sama yang di tempat-tempat makan :)| Alhamdulillaah (seharian saya senyum-senyum, berasa menang juara masak tingkat nasional, hihihi):)
Photobucket

Untuk para remaja dan calon ibu yang belum bisa memasak, mari belajar bersama saya. Bagi yang sudah pandai, tolong ajarkan saya yaa :D